Sabtu, 25 Febuari 2017 menjadi waktu pertemuan dua perguruan tinggi yang berbeda Negara. Diadakan di STT Terpadu Nurul Fikri,
pertemuan kali ini di hadiri oleh; Drs H Musholli pembina (pembina
yayasan Nurul Fikri), Dr. Rudi Lumanto (ketua yayasan STT NF), Ahadiyat
S.Sos (Plt STT NF),
M.Ichsan,
S.E (Waket II STT NF), dari pihak STT NF, dan Achmad Zaki, SpOT, MEpid
(KA. prodi Kedokteran UIN Jakarta), serta Prof. Abd Rahman Abd Rasyid
dan Prof. Zaharuddin Saidon sebagai Corporate Representatitive.
STT Terpadu Nurul Fikri
dipilih oleh Islamic International Universitas Malaysia untuk melakukan
sebuah kolaborasi membangun Fakultas Kedokteran di STT Terpadu Nurul
Fikri.
Namun pada prosesnya, ada beberapa hal yang harus dilalui dalam membuka fakultas kedokteran di STT Terpadu Nurul Fikri.
- STT Terpadu Nurul Fikri yang notaben nya masih sekolah tinggi, harus di convert menjadi universitas terlebih dahulu, untuk mendirikan sebuah universitas, salah satu syaratnya adalah memiliki minimal 8 program studi, maka dari itu dengan kondisi STT NF yang kini memiliki 2 program studi, perlu adanya tambahan program studi hingga memenuhi syarat.
- Menunggu moraturim fakultas kedokteran selesai.
- Dan beberapa hal lain yang harus dipersiapkan, seperti memiliki klinik atau rumah sakit sendiri, memiliki dokter spesialis.
Hingga kini, STT Terpadu Nurul Fikri sedang mempersiapkan rancangan proses selanjutnya yang akan dipresentasikan di Islamic International University Malaysia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar